6 Hal yang Sering Dilupakan Programmer PHP

6 Hal yang Sering Dilupakan Programmer PHP, tentunya kelupaan ini biasa terjadi pada programmer pemula atau pendatang baru ( seperti saya ) dalam membuat sebuah web, alhasil saat dibuat di lokal berjalan dengan normal tanpa error namun saat diunggah ke server atau hosting sering kali mengalami masalah seperti halaman jadi blank, muncul error atau sistem tidak berjalan dengan benar. berikut adalah hal-hal yang mungkin perlu kita cek kembali.

6 kelupaan yang sering dilakukan oleh Web Programmer :

1. Versi xampp tidak up to date
Xampp adalah tools utama untuk menjalakan PHP dan MySQL Database ( singkatnya seperti itu ), lalu apa yang terjadi ketika Xampp kita Out Of Update? ya tentu beberapa kode / syntax yang kita gunakan tidak berjalan. atau tetap berjalan namun saat di hosting tidak mau jalan bahkan error.

2. Versi PHP tidak up to date
PHP yang tidak diperbaharui juga mengakibatkan hal yang sama seperti yang terjadi pada Xampp yang tidak ter-update, kode yang sudah dihapus adalah mysql yang kini diganti dengan mysqli atau PDO. kawan-kawan bisa cek lebih lengkapnya tentang versi php terkini di php.net

3. Kode tidak rapi
setelah dua hal pokok di atas kini hal yang ketiga adalah kode yang tidak rapi alias berantankan, kode yang berantakan sangatlah tidak disarankan karena dapat mengganggu pandangan dan ingatan kita hehehe. kalau tidak percaya silahkan buat sebuah program dengan kode yang berantakan kemudian tinggalkan selama 3 atau 7 hari lalu bukalah kembali. saya jamin kamu pasti lebih memilih buat dari awal daripada melanjutkan hehehe.

4. Tidak meninggalkan komentar

membuat kode yang rapi tidaklah cukup, karena kode yang rapi hanya akan sedikit membantu saja. Kita dapat menambahkan atau meninggalkan komentar pada setiap fungsi atau aksi program sangatlah penting sebagai dokumentasi dan membantu kita untuk mengingat fungsi apasih yang kita sudah kita buat dan mau kita apakan?

5. Struktur file dan direktori tidak berpola
penamaan folder dan file juga merupakan sebuah hal yang penting. karena folder dan file merupakan satu kesatuan dalam sebuah sistem bila salah satu file hilang maka sistem bisa jadi tidak dapat dijalankan. oleh karena itu letakan dan berilah nama file sesuai dengan fungsinya sehingga dapat dikelompokkan dengan jelas.

contoh :
+ users
– users.php
– add-user.php
– edit-user.php

contoh tersebut menunjukan bahwa dalam folder tersebut berisi tentang syntax-syntax yang bertugas untuk menangani user, menampilkan user, menambah dan mengedit user.

6. Penamaan $variable yang kertelaluan uniknya
penamaan variable yang unik memang sangat penting untuk menghindari peng-reset-an nilai suatu variable. namun jika variable yang kita buat itu uniknya sudah keterlaluan akan berdampak pada ingatan kita. jadi sebaiknya gunakan nama variable yang sesuai dengan nama fungsinya juga.
contoh:
$users = ‘untuk menyimpan list array dari user-users atau semua user’;
$user  = ‘untuk data user yang tunggal’;
$userbyId = ‘untuk data user yang diambil dari id’;

Jadi sebaiknya hindari ke-6 hal yang sering dilupakan tersebut sehingga memudahkan kita untuk mengembangkan sistem yang sudah kita buat dimasa mendatang. tetap semangat dan selamat bereksperimen 😀

 

 

Cara Membuat Web Dinamis dengan PHP
Membuat Form Login Sederhana dengan PHP MySQLi