Struktur Direktori | Folder Website

Menyusun Struktur direktori atau folder website merupakan salah satu bagian penting dalam membangun sebuah website atau web aplikasi sehingga menyusun direktori ini sangatlah penting dan tidak boleh sembarang, meskipun penting penyusunan direktori ini tidaklah selalu sama antara webdeveloper
satu dengan webdeveloper yang lain karena hal seperti ini biasa dijadikan sebagai standarisasi seorang atau perusahaan developer agar mudah mengembangkan website yang mereka bangun.

Struktur direktori ini biasanya ditujukan sebagai menejemen file-file agar terkelompokkan dengan baik sesuai fungsi dan kegunaanya. Dalam struktur direktori yang sering saya bangun terdiri dari :

[+] admin
[+] assets
[+] includes
[+] template
[+] upload
[-] config.php
[-] index.php
[-] load.php

Berikut penjelasan tentang struktur direktori yang biasa saya pakai saat membangun sebuat website dengan PHP

– assets :

saya gunakan untuk meletakan file-file css, js, font dan img tentunya mereka saya buat menjadi folder karena ada kemungkinan akan menggunakan lebih dari satu file css / js / font / img.

 

 

 

– includes : 

saya gunakan untuk meletakan fungsi eksekusi seperti insert, update dan delete . insert, update dan delete tentunya saya buat folder. karena akan ada banyak sekali fungsi insert, update dan delete yang mungkin akan “cukup ribet bila diletak dalam satu file, maklum newbie 🙂 “.

 

 

– admin : 
saya gunakan sebagai kumpulan akses yang mungkin hanya bisa dieksekusi oleh Admin saja

– config.php :
untuk menyimpan informasi seperti koneksi kedatabase, deklarasi letak file dan folder.

– index.php : 
index adalah file yang pertamakali di baca ketika sebuah aplikasi / web dibuka disini saya biasanya menjalankan fungsi “require / inlcude” untuk menyisipkan file yang akan dieksekusi pertama kali

terkadang saya tambahkan direktori – template dan direktori – uploads.
– template : 
untuk meletakkan potongan file template yang nantinya akan digabung – gabung oleh sistem sehingga menjadi satu template utuh.
– uploads : 
untuk meletakkan gambar / file lain sebagai hasil uploads

folder dan file di atas saya rancang “bahasanya keren ya hehhehe”. tidak lain tidak bukan hanya untuk memudahkan saya untuk mengingat dimana saya meletakkan file hehehe, tentunya itu sangat sederhana dibandingkan programmer yang lebih expert 🙁 . nah mungkin itu saja yang bisa saya bagi hari ini dan terimakasih sudah membaca 😀

Berikut dapat diunduh Struktur direktori | folder website

Cara Install Xampp di windows 7
Macam – macam bentuk IF di PHP

  • Ok.. ane balajar dulu. Masih binun ane..

  • terimakasih sudah berkomentar, untuk direktori dan filing sebenarnya berpokok pada pengelompokan file berdasarkan fungsi-fungsinya contohnya fungsi direktori / folder ‘Assets’ ini dikhususkan untuk CSS, javascript, Font dan file-file gambar yang akan digunakan di template website kita. kemudian ‘includes’ beriisi file-file yang bertugas mengeksekusi seperti ‘insert, delete dan update’. hal ini ditujukan kemudahan dalam pengembangan suatu sistem.

  • ari

    Jadi kalau di assets itu buat folder lagi ya jd Folder css, folder js, folder img

    • onphpid

      Betul sekali Mas. folder assets tersebut dimaksudkan untuk meletakkan file ( sekaligus dikelompokan )yang bersangkutan langsung dengan UInya.

  • Pingback: Membuat koneksi ke Database dengan PHP MySQLi – ONPHPID()