Cara Membuat Website | pendahuluan

Cara membuat website adalah tutorial yang paling sering dicari oleh programmer baru untuk belajar tentang tutorial membuat website dengan php sehingga banyak sekali webiste atau blog yang menulis tutorial tentang cara membuat website dengan php ini. Meskipun sudah banyak yang menulis namun onphpid pikir tidak ada salahnya menuliskan tutorial membuat website yang sama mengingat cara, metode atau kode setiap penulis dan programmer pasti berbeda meskipun menggunakan Framework php sekalipun. Pada tahap awal onphpid akan memberikan sedikit wawasan tentang apa saja yang perlu dipersiapkan dalam membuat website pada tutorial membuat website dengan php ini seperti bahasa pemprograman apa saja, software apa yang dipakai dan apa yang perlu kita lakukan pertama kali sebelum memulai tutorial membuat website.

Dalam membuat website ini sebenarnya tidak hanya membuat template atau halaman yang dikunjungi visitor saja tapi juga membangun sebuah CMS (Content Management System) yang mengatur website kita. Dan ada beberapa tahapan yang onphpid sering dan akan ditulis dalam tutorial membuat website dengan php ini sebagai berikut :

  1. Perancangan
  2. Pengkodean
  3. Testing
  4. Launching

Mungkin dalam tahapan ini masing – masing web developer bisa berbeda-beda alias tidak sama. Setidak – tidaknya kita akan menggunakan metode ini sehingga agar lebih mudah mengikuti tutorial membuat website dengan php.

Selain dalam tahapan di atas ada beberapa hal yang perlu dikuasai seperti :

  1. Bahasa pemprogram PHP
  2. Bahasa markup HTML
  3. CSS
  4. JS dan
  5. Database

Meskipun tidak menguasai secara pro setidaknya diharapkan teman-teman onphpid bisa menggunakan kelima tersebut, jika memang belum sangat disarankan untuk menunda belajar membuat website ini.

Perancangan Website

Dalam tutorial membuat website dengan php kita akan memulai dengan  Perancangan Website atau menentukan tujuan pembuatan website, fitur yang akan ditanam, tampilan halaman admin, tampilan halaman pengunjung, dan tampilan halaman penulis. Nah mari kita breakdown sedikit demi sedikit perancangan website kita:

Perancangan fitur website

  • Management posting
  • Management categories
  • Management commnets
  • Management users

Management di sini mencangkup menambah, menghapus, mengubah dan menampilkan data-data diatas agar dapat dimanipulasi.

Perancangan Desain Website

Tampilan atau Desain Halaman admin

Merupakan halaman yang hanya bisa diakses oleh admin atau superadmin. Selain itu halaman ini pula yang akan memanipulasi halaman pengunjung.

Tampilan atau Desain Halaman Pengunjung

Halaman yang hanya dilihat oleh pengunjung saja.

Tampilan atau Desain halaman penulis

Halaman ini adalah halaman yang sama dengan admin, hanya saja halaman ini dikurangi menu dan fitur-fiturnya untuk membedakan hak akses antara administrator dan penulis.

Perancangan Halaman Login

halaman yang akan muncul ketika hendak mengakses halaman admin dengan mengetik

“http://domain.com/admin”

Dari perancangan desain draft website di atas masih sebagian saja dan pastikan setiap halaman yang ada sudah didesain agar mempermudah kita dalam membuat desain atau template website.

Misalkan pada halaman admin atau kita akan masuk halaman admin.

  1. Akses http://domain.com/admin
  2. Kemudian muncul halaman login, kemudian masukan username dan password
  3. Jika benar maka akan di bawa ke halaman admin
  4. Jika gagal maka akan kembali ke halaman login dan muncul pesan error seperti “ username dan password salah”
  5. Jika salah lebih dari tiga kali salah user disarankan untuk mereset password melalui email

Kira-kira seperti itulah deskripsi dari algoritma halaman login. Hal tersebut tidak hanya ada di halaman login tapi setiap fitur yang sudah kita buat tadi. Kemudian deskripsi di atas akan kita ubah ke dalam diagram alir flowchart seperti dibawah ini :

Setelah semua konsep tampilan dan flowchart sudah selesai maka selanjutnya kita akan menyusun database dan entitas-entitasnya. Entitas adalah nama table di dalam database. Dari beberapa fitur yang telah kita rancang maka muncul entitas-entitas sebagai berikut :

  • users
  • posting
  • categories
  • comments
  • post_cat

Seperti yang sudah kita tahu fungsi database dalam website adalah untuk menyimpan data, adapun entitas-entitas tersebut ditujukan untuk mengelompokkan data sesuai dengan kelompoknya. Sedangkan entitas “post_cat “ adalah entitas atau table relations antara table posting dan table categories dengan model many to many karena satu posting bisa memiliki banyak kategori, dan satu kategori bisa untuk banyak posting sehingga disebutlah many to many.

Tahap Pengkodean

Berikut daftar tahap pengkodean dalam tutorial membuat website dengan php yang sudah diurutkan.

Membuat CMS

  • Halaman Login
  • Halaman Posting admin
  • Halaman Categories admin
  • Halaman Comments Admin
  • Halaman User
  • Halaman Dashboard

Membuat Template Website

  • Halaman Posting Terbaru
  • Halaman Posting Per Categories
  • Halaman Single Post dan Komentar

Tools atau Software untuk Membuat Website

software untuk membuat website adalah aplikasi-aplikasi untuk membuat website seperti app server, text editor dan browser yang telah di list pada tutorial membuat website dengan php sebagai berikut :

  • untuk Editor bisa pakai Notepad++ / Dreamweaver / Sublime Text
  • Xampp
  • Browser bisa google chrome, mozila atau yang lain.

Tentunya Tahapan kode cara membuat website di atas bisa ditambahi atau di improvisasi sesuai keinginan untuk mendapatkan website yang memuaskan.

Testing

Adalah tahapan yang akan kita lakukan dalam tutorial cara membuat website php dengan mengakses atau menguji semua fitur yang sudah dibuat apakah ditemukan error atau tidak jika ditemukan error maka bisa segera dibenahi. Tujuan dari testing ini adalah selain melihat hasil dari projek yang kita kerjakan juga melihat fitur tambahan apa saja yang mungkin akan kita tambahkan atau bahasa kerennya adalah me-review.

Launching

Tahapan launching adalah tahapan dari tutorial cara membuat website dengan php yang terakhir dimana kita akan meng-online-kan website yang sudah kita buat. Website dapat kita online-kan ketika kita sudah memiliki hosting dan domain. Hosting adalah tempat dimana kita meletakkan website yang sudah kita buat tadi dan domain adalah alamat untuk mengakses hosting kita. Kita bisa memiliki hosting dan domain ini dengan cara menyewa kepada provider hosting dan domain dengan biaya sewa dan masa atau jangka waktu yang bervariasi.

Dari tahap atau langkah-langkah cara membuat website yang sudah diuraikan di atas akan kita coba untuk praktikan dalam tutorial-tutorial bertahap diharapkan kita dapat belajar tentang php dan belajar cara membuat website itu sendiri. Dalam membuat website ini teman-teman bisa improvisasi namun diharapkan untuk mengikuti tutorial php ini secara lengkap agar tidak terjadi miss dan memudahkan debbuging kode yang sudah kita tulis.

Silahkan Klik Tutorial Cara Membuat Website dengan PHP untuk melihat langkah – langkahnya. Jangan Lupa LIKE FP ONPHPID atau men-subscribe untuk mendapatkan tutorial terbaru dari onphpid.

Membuat chart | grafika dengan php dan chart.js
Cara Membuat Website | Merancang Database

  • edo

    nice tutor…., thank